Perkembangan Electric Vehicle di Indonesia

Di Indonesia perkembangan dari Electric Vehicle kurang pesat namun kita acungi jempol untuk LIPI yg mencoba meriset mobil listrik pertama kali di tanah air menggunakan dana pribadi tanpa didanai oleh pemerintah . Karya LIPI berkaitan kendaraan yg ramah lingkungan ini . Setidaknya ada dua karya dari divisi Tenaga Listrik dan Mekatronik yg membuat konversi Kijang 1990 EV dan mobil Hybrid 100% made in Indonesia .

Di kijang 1990 putih ini LIPI mengusung konsep konversi mesin bensin ke mesin listrik . Ide ini sebenarnya sudah ada dari dulu dan dilakukan oleh para pecinta EV diseluruh dunia namun tidak ada salahnya berkarya di Indonesia ini .  Setelah dikonversi jadi mesin listrik , torsi mobil ini naik dari 114Nm menjadi 156 Nm namun powernya turun dari 70hp menjadi 52hp pada kondisi peak . Tidak apa apa karena berdasarkan itung itungan duit, per-km mobil ini hanya menghabiskan Rp 180 saja (0,24KWh x 750) . Tujuan dibuatnya ini adalah agar mobil mobil vintage bisa tetap berjalan tanpa bingung mesinnya rewel, boros dan sumber polutan .

Soal analisa dari mas Andi soal kijang buatan LIPI kita taruh pada artikel lain saja . Karya selanjutnya sebuah mobil hybrid yg bentuknya tidak pernah kita lihat . Mulai interior, mesin, sampai eksterior, sepenglihat mas andi headlampnya itu dari Yamaha Nouvo Z 😀 , LIPI sendiri yg membuat dengan pengeluaran 200juta . Bermesin setengah mesin bensin 160cc sebagai pemutar generator untuk penyuplai listrik bagi motor AC-nya . Jadi mobil ini tetap memakai energi Listrik 100% .

Jauh sebelum dua itu ,  di Indonesia terdapat pabrik pembuat mobil listrik bernama MARLIP (Marmut Listrik,  jenenge gak mbois blas)yg lisensinya dipegang oleh Aa Gym . Memang produksi Marlip sendiri belum dikenal oleh orang awam karena city car mereka hanya satu dan bentuknya seperti Suzuki Carry . Namun produk mereka lainnya adalah kendaraan untuk golf , jalan jalan di kebun, dan beberapa konsep untuk kendaraan perdagangan . Situs Marlip sendiri yg sederhana tidak memberikan info banyak tentang mereka . Kita doakan saja agar kendaraan produksi Indonesia ini terus berkembang dan bisa bersaing dengan pabrikan dunia khususnya di pasar Indonesia sendiri, Amin

Beberapa kendaraan roda dua berbasis EV juga sudah banyak beredar , yg terkenal yaitu Tiger . Skuter listrik asal taiwan ini sudah masuk Indonesia namun sayang daya tahan produknya tidak lama memberi kesan pandangan sebelah mata skuter EV ini . Terakhir mas Andi lihat EV saat di gedung BAAK kampus ITS . Terdapat skuter listrik putih sebagai kendaraan patroli dengan baterai berlabel PLN 😀 . Sayang pada saat itu hanya mengaguminya beberapa detik tanpa mengambil gambarnya .

Mitsubishi i-MiEV sendiri sempat melakukan percobaan di Indonesia sebagai test drive pertama di asia tenggara namun belum bisa menjual produk itu disini karena belum adanya fasilitas tempat pengisian listrik cepat disini dan memilih menjualnya di Singapore sebagai negara pertama di Asia Tenggaranya . Pihak Mitsubishi Indonesia sudah meminta pemerintah untuk membangun fasilitas tersebut di Indonesia sambil menerangkan beberapa advantages dari EV namun belum ada kepastian dari pemerintah Indonesia . seperti biasa

Gambar  ini bukan kendaraan film kartun , tapi karya anak bangsa dan sempat memenangi kontes djarum black . Jangan kira ini mobil balap membangun sendiri, ini mobil modifikasi Honda Civic Genio, gak kebayang kan bisa seperti ini , oh ya ini mesinnya listrik lho .

Memang bagaimanapun naik kebo itu jauh lebih ramah lingkungan tapi manusia modern yg hidupnya perlu kecepatan tidak bisa lepas dari teknologi demi kemajuan peradaban dari sejarah manusia itu sendiri . Lagian ngapain naek kebo? -___- uda lambat, ngengek ditengah jalan pula . gak lucu deh . Mungkin pembaca mengetahui lebih banyak bisa komentar dibawah .

Advertisements

7 thoughts on “Perkembangan Electric Vehicle di Indonesia

  1. sya lebih berharap ini yang berkembang, daripada gembar gembor kendaraan hemat dan ramah lingkungan seperti saat ini.

    kendaraan listrik adalah solusi terbaik dari yang terbaik.

  2. hemat tapi tidak hemat….
    harga per km mungkin lebih murah listrik dibanding BBM…
    pajak mobil listrik luar biasa mahal….jadi sama aja…

    • Saya juga mendengar pajak untuk i-miev sekalipun melebihi pajak untuk toyota fortuner . Itu karena mobil listrik dianggap sebagai kendaraan yg canggih pak dan belum ada regulasi dari pemerintah soal pajaknya . besarnya pajak kendaraan kan dari tipe kendaraan dan besar “kubikasi mesin”. Sedangkan mesin dari EV tidak memiliki kubikasi , karena mesinnya hanya rotor dan stator .

      semoga dengan usaha pak dahlan iskan ini regulasi terkait pajak teratasi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s